Percepat Digitalisasi Desa, LPPM UIN Sultanah Nahrasiyah dan Diskominfo Aceh Utara Perkuat Sinergi KPM 2026

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe memperkuat kemitraan strategis dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Aceh Utara menjelang pelaksanaan Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Tahun Akademik 2026/2027. Sinergi lintas instansi ini dirancang untuk memastikan program pengabdian mahasiswa berdampak nyata dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat kemandirian gampong berbasis teknologi digital selaras dengan agenda Asta Cita Kementerian Agama serta program prioritas pemerintah pusat.

Pertemuan koordinasi berlangsung di ruang Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Aceh Utara pada Rabu, 24 Juni 2026. Dari pihak kampus, hadir Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat Dr. Taufiq, S.H.I., M.A., Kepala Kerjasama dan Layanan Internasional Fadhlur Rahman, M.AppLing., serta staf analis keuangan Rosminar. Kehadiran delegasi kampus disambut langsung oleh Kepala Dinas Halidi, M.M., didampingi Kepala Bidang E-Government Nanda Imanda.

Agenda utama pertemuan berfokus pada penguatan kompetensi mahasiswa peserta KPM sebagai pendamping teknis pengelolaan dan pemutakhiran situs web resmi gampong di seluruh Aceh Utara. Melalui pembekalan ini, seluruh kanal informasi gampong diharapkan dapat aktif mempublikasikan potensi lokal dan layanan desa secara produktif.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Aceh Utara, Halidi, M.M., menyambut positif langkah kolaboratif ini. "Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi langkah responsif UIN Sultanah Nahrasiyah terhadap agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, khususnya pada sektor transformasi informasi," tuturnya.

Sebagai langkah konkret, kedua pihak menjadwalkan pemetaan wilayah guna menetapkan gampong percontohan untuk proyek pengembangan situs web. Kesiapan pendampingan teknis juga ditekankan oleh jajaran dinas terkait. "Bidang E-Government siap memberikan bimbingan teknis secara menyeluruh kepada para mahasiswa agar pelaksanaan pendampingan di lapangan berjalan maksimal," ujar Nanda Imanda.

Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan perumusan nota perjanjian kerja sama membuat MoA (Memorandum of Agreement) sebagai bentuk komitmen legal dan moral untuk menyukseskan visi pembangunan daerah.

Mewakili pihak kampus, Dr. Taufiq menegaskan pentingnya kontinuitas program kemitraan tersebut. "Keterlibatan ini merupakan wujud Tridharma Perguruan Tinggi dalam pengabdian masyarakat. Kami mengapresiasi dukungan penuh pemerintah daerah dan berharap kemitraan strategis ini terus berlanjut di masa mendatang demi kemandirian masyarakat gampong," pungkasnya.

Share this Post